Wednesday, 20120502 03:38

Kau selalu ada dalam kerajaan hitamku yang pongah dan pada akhirnya menjerit histeris dengan tetesan air mata yang mengalir deras. Dapatkah aku mengulanginya lagi? Oh ayolah ijinkan aku sekali lagi untuk berlari tanpa terjatuh. Diri-Mu, Dirinya dan Aku, hanya kita bertiga yang tersimpul. Ini tidak menyedihkan, bukan, bukan hal yang membuat orang terharu. Aku hanya ingin bernyanyi tanpa suara atau ketukan. Dia pasti mengerti dan akan selalu mengerti arti rasaku pada-Nya. Jarak. Waktu. Keheningan. Entah apalagi yang berada diantara kita? Ada, Sesuatu yang selalu Dia tunjukkan kepadaku dan dia. Nyata. Terkadang lewat tetesan hujan yang merembes dari atap menara, terkadang lewat jembatan angin yang dibangun dalam badai, bahkan terkadang juga hadir dalam sinar mentari yang menguapkan embun pagi. Malah sering terlihat dalam kedua pelupuk mataku yang tak dapat melihat bunga bermekaran. Aku bermandikan bintang yang dilumuri susu dalam setiap loncatan rasi di langit buatan-Nya. Arah sungai bintang tetap dari Tenggara hingga Barat Laut. Kau masih ada bukan? dia mungkin mencari-Mu, begitu juga aku yang selalu merasakan-Mu. Di sini dalam dunia yang seketika ‘BUM’ oleh perintah-Mu. Mampukah aku menjaga semuanya? Aku merindukan itu. Kekuatan yang teramat dahsyat melingkupiku sekarang dan selamanya. Amin 🙂

Iklan

About Uya Carooe

Just ordinary girl :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s