Wed, 20120418 22:38

Rekahan melati di ufuk barat

Tak berkutik kala air menunggu

Embun tersisa di tiap petalnya 

Selalu merah yang tersisa

“Bukankah warnaku putih?” Tanya Melati

“Iya tapi angin yang membuatmu merah” Jawab Air

Adzan menerobos pendengaran

“Hai Kalian. Mari bersamaku mewarnai pelangi” Ajak Waktu

Air di pucuk Melati hanya diam dan perlahan menggulirkan dirinya untuk mencium Bumi

Tanah merentang dan memeluk 

Cacing menggeliat menghirup Air yang tersisa

Pelangi berkata “Kemana warna-warnaku?”

Kesadaran dalam emosi tetap tidak berguna 

Tetap seperti abu terbang terkena angin

Wuuuuusssssh

Hilang tak berbekas

“Hariku tak nyaman” Teriakku

Kenapa mengeluh dan marah?

Abaikan lalu tutup dan rusak kenop hatiku

SEGERA!?

Hanya untuk-Nya buliran airmataku

Bukan untuknya yang sering memerahkan Melatiku

Astaghfirullah..

Melati tetap tak beranjak dari ufuk barat

Semoga Mawar tak melucuti durinya 

Amin 

🙂

Iklan

About Uya Carooe

Just ordinary girl :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s